Tentang #SUN2 Jember
Kabar
tentang acara Stand Up Nite 2 (Selanjutnya #SUN2) Stand Up Comedy Jember (@StandUpIndo_JBR)
saya dapat ketika acara Stand Up Comedy Tour
WrongWay 8 Maret lalu. Saat itu, teman-teman komunitas @StandUpIndo_JBR mengumumkan akan ada #SUN2 pada tanggal 19 April
2014, yang akan dimeriahkan oleh Mongol, Muslim, dan Awwe. Saya senang
mendengarnya. Keren nih, ada Awwe dan Mongol, batin saya,”. Yang jelas #SUN2 langsung
masuk deretan acara wajib tonton.
Seiring
berjalannya waktu, teman-teman @StandUpIndo_JBR
lalu memberi kami kejutan. Acara #SUN2 diberi varian Pemilihan Comic Lucu
(PEMILU) yang dibagi menjadi tiga kandidat Calon Presiden dan Wakil Presiden
(Capres dan Cawapres). Dengan pengisi acara, Dono (donooo182) comic asal
Surabaya yang juga pernah tampil di Stand Up Comedy Tour Satu Bangsa Dalam Tawa
(#SBDT) Jember, Mongol (mongol_stress)
Comic asal Manado yang dikenal
sebagai pakar KW, dan Langit (@langitbikull)
Comic lokal yang sudah sering mengisi acara di luar Jember. Walaupun ada
perubahan, hal itu tak berpengaruh buat saya. Saya memesan lima tiket VIP, dan dua ticket reguler.
Meet and Greet
Akhirnya,
hari yang ditunggu datang juga. Kami yang memesan tiket VIP mendapat kesempatan untuk mengikuti meet and greet. Beberapa hari sebelumya, saya sempat menyiapkan
sebuah handmade untuk mas Dono. Yang
kemudian tak jadi saya berikan, karena karya kecil saya remuk, terinjak oleh
seorang teman, beberapa saat sebelum berangkat meet and greet. Dan tentu saja, tak ada waktu untuk memperbaikinya.
Sedih, dan kesal, iya. Karena saya sudah menyiapkannya jauh-jauh hari.
Hari itu Saya
berangkat bersama Dika, seorang teman yang juga penikmat Stand Up Comedy. Tapi nyatanya, pukul 14.40 WIB Radio Cafe masih sepi. Saya lalu mengintip
ke dalam. Ternyata disana sudah ada beberapa panitia. Gemilang, salah satunya. Menurut dia, acara baru dimulai pukul
15.00 WIB. Tak apalah, menunggu 20 menit untuk Mongol dan Dono.
Pukul 15.00
WIB, Mongol muncul dengan kaos biru tua, celana kotak-kotak pink-biru selutut,
dan sebuah cicin berbentuk bunga. Benar saja, Jeng Mongol (begitu dia minta dipanggil) hehe. langsung menjadi mood
buster. Saya tak berhenti ketawa mendengar celotehnya. Saya bahkan sempat
ngobrol, dan bertanya tentang bagaimana keseharian seorang Mongol. Sementara
Mas Dono tak juga muncul. Entah, saya tak sempat bertanya. Kurang dari satu
jam, Mongol terpaksa pergi, karena harus wawancara dengan radio Kiss FM. Acara
dilanjutkan dengan tanya-jawab bersama anggota komunitas @StandUpIndo_JBR.
Meet and greet @Radiocafe
#StandUpNite2
18.37 WIB, penonton
sudah membludak. Sambil menunggu gate
dibuka, saya ngobrol dengan beberapa teman, diantaranya, Dika, Mas Ve, mbak
Amel, Iza, Renika, Mbak Novi, dan Elok.
19.00 WIB, gate dibuka. (lewat jadwal seharusnya). Saya
yang membeli tiket VIP mendapat kursi
paling depan.
19.05 WIB, setelah
kursi-kursi terisi, ada voice over
yang mengumumkan peraturan-peraturan selama acara berlangsung.
Acara malam
itu menjadi semakin spesial dengan adanya upacara tiup lilin, sebagai simbol
bertambahnya usia komunitas StandUpIndoJember menjadi dua tahun. Seperti balita
yang lagi lucu-lucunya, semoga selalu lucu, dan berkembang.
Acaradilanjutkan
dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun sayang, kurang hikmat dan sedikit
berantakan diawal, karena tak ada yang memandu.
Pukul 19.20,
Lampu tiba-tiba dimatikan, berganti spotlight
yang memperlihatkan sesosok manusia berjubah hitam. Dengan diiringi sound effect yang keren, perlahan-lahan,
jubah itu dibukanya. Dan ternyata, sosok itu adalah Rizky @Rizky_Z Comic Idola saya
di StandUpIndoJember. Saya kira, dia akan melakukan pertunjukan teaterikal yang
serius. Tapi ternyata, Mahasiswa psikologi yang biasa dipanggil bibir itu memberi kami kejutan dengan
tari salsa ala Maria Marsedes. Seperti yang pernah dilakukan @ilhamsyah di #SBDT
desember lalu. Tawa dan tepuk tangan penonton pun, segera memenuhi ruangan. Seperti
biasa, Rizky menjadi pemandu acara.
@Rizky_Z, MC paling gila yang pernah
saya temui
Jas hitam,
dasi kupu-kupu, gerak badannya, dan celotehan-celotehannya yang lucu membuat tawa
penonton tak henti terdengar. Malam itu, kedua orang tua Rizky juga hadir di
tengah-tengah kami. Mereka duduk tepat dibelakang saya. Saya bahkan sempat bertanya akan kebenaran cerita Rizky tentang keluarga
yang sering dibawa melalui materi-materi Stand Upnya. Misal, tentang kekhawatiran bapaknya, jika Flashdisk tak ditutup, bisa terkena virus.
Ketika saya bertanya, Bapaknya pun mengiyakan. Goookiiilll!
#PEMILU
Sekitar
pukul 19.30 WIB, sebuah big screen
menampilkan video tentang konsep
#PEMILU yang diusung oleh teman-teman StandUpIndoJember, yang dilanjutkan
dengan perkenalan satu-persatu tiga kandidat Capres dan Cawapresnya. Dengan tepuk
tangan penonton yang sudah tak sabar melihat penampilan mereka.
Mereka
adalah,.....
Kandidat 1 Roy @bukanroy dan Hamim @muhaemuhae
Kandidat 2 Siro @Siro_gane dan Adit @SAM_Dexel
Kandidat 3 Gagang @gagangramadhan dan Al @masyalulwan.
Kandidat
Capres-Cawapres
Masing-masing
kandidat tampil sekitar 10 menit, dengan bit, atau materi-materi ringan dan
menghibur. diangkat
dari hal-hal yang kecil yang seringkali luput
dari pikiran kita. Roy, dengan bit kaos couple bargambar orang kencing,
Hamim dengan ekskul sekolah islamnya,
Siro, dengan video bokep anggota DPR, Adit dengan buku elektronik, Gagang
dengan pisuhan bahasa Inggris, dan Al dengan maling pulpennya. Semuanya lucu,
dan layak dipilih. Setelah tampil, mereka-pun turun panggung, sambil menunggu
hasil perhitungan suara.
(Malam
itu, panitia sengaja membagikan paku dan tiket bergambar wajah masing-masing
kandidat Capres dan Cawapres) untuk memilih kandidat paling lucu.
Pukul 20.55,
satu dari tiga bintang utama malam itu akhirnya muncul. Tepuk tangan penonton
mengiringi langkah laki-laki berwajah kotak itu. Terlebih, kekasih dan Calon
Mertuanya turut hadir menyaksikan Ia tampil. Betapa bahagianya Mas Langit malam
itu.
Dan seperti biasa, Ia membawakan
materi tentang rumahnya yang besar, surat tanah, hingga blue material. Lelaki yang disebut-sebut mirip J-Flow itu
benar-benar kampret! Walaupun materinya
sudah sering saya dengar, tapi tetap bikin ngakak.
@langitbikull dalam aksinya
Mas Langit
sukses memecah tawa penonton. Pembawaannya yang santai membuat penonton semakin senang, dan tertawa
bahagia, sampai Ia menyelesaikan keseluruhan set nya.
Lampu kembali redup, berganti spotlight dan riuh tepuk tangan penonton,
yang sejak tadi sudah tak sabar menyambut Mahluk Super Keren, dari Surabaya
itu.
Siapa lagi kalau bukan, Donoooo!!!!!
Langkah
kakinya beriringan dengan senyum yang ia lempar kehadapan penonton. Dengan kaos hitam, jaket, dan celana
jeans serta sepatu vans merah, ia
terlihat siap menjalankan tugasnya. Tepuk tangan dan teriakan-teriakan segera
memenuhi gedung itu. Tentu saja, semuanya berasal dari ratusan kaum hawa. Laki-laki
bernama lengkap Adiya Rahman Pradana ini memang digilai banyak perempuan, saya salah satunya. Tampangnya kece. Nicholas
Saputra mah, lewat! Hehehe
@donooo182 saat “membius” penonton
Ia memulai shownya dengan bit tentang Ulang tahunnya yang dirayakan bersama ibu-ibu
pengajian. Dilajutkan dengan bit tentang
tidak enaknya menjadi anak pertama. Sorakan penonton begitu keras terdengar ketika
ia melempar bit tentang prostitusi
yang sama sekali tak terdengar rasis.
Justru menambah ilmu, dan tetap lucu pastinya. Juga tentang nasib Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang belakangan
semakin memprihatinkan. Sungguh lelah rahang dan tenggorokan saya karena
materi-materinya. Bahasanya yang nakal, dengan logat Surabaya yang kental, menjadi ciri khasnya. Sama
seperti Mas Langit, dan Setyawan Yogi, comic
Samarinda yang juga terkenal “rusuh”. Dan menurut saya, hal itu justru menambah
kesan seksi. Entah kenapa, saya semakin suka, ketika Dono mengumpat, Anjing, Djancuk, ataupun yang lain. Tapi
malam itu saya merasa Mas Dono sedikit sopan. Tak seperti ketika #SBDT. Yang
full kampret materinya. hehe
Beberapa bit terus Ia lempar, dan penonton
melahapnya dengan empuk. Tentang kucing, kecoak, ceweknya yang manja, acara TV.
Dan terakhir Ia memecahkan tawa dengan bit tentang
Si unyil. Dono memberi kejutan dengan mengenakan kopyah, dan sarung ala Unyil.
Dan bit yang paling saya ingat adalah
tentang ulang tahun Dono yang dirayakan Ibunya, bersama teman-teman pengajiannya.
Juga tentang Sinetron tendangan Si Madun
yang absurd, hingga membuat Jackie
Chan jadi Mualaf. Faaakkk, gokiil!!!
@donooo dalam kostum si
Unyil
Dan jreeng-jreeenggg...
Dengan
lantang, Rizky memanggil comic yang
dikenal sebagai pakar pakar KW itu.
“Kita
sambut, ini dia Mongooolll,”!!!!.
Diiringi
lagu posesif dari Naif, antusiasme
penonton begitu memukau ketika Mongol menaiki panggung.
Tiga tahun
menggeluti dunia Stand Up Comedy, materinya
tak pernah luput dari cerita-cerita, dan kehidupan kaum homo. Terkadang juga
berkaitan dengan agama. Dan malam itu, Mongol membuka shownya dengan bit tentang alat kelamin, dan cerita
perjalanan panjangnya dari Jakarta ke Jember.
“Yang
paling ngenes lagi coy, Gue tadi dari Jakarta, naik Pesawat Sriwijaya Air.
Nyampe di Malang, Gue tanya, perjalanan berapa jam nih? Ah, paling dua jam an
lebih bang, katanya. Trnyata empat jam. Lu
bayangin, Gue dari Jakarta masuk Kristen, nyampe disini gua jadi Muslim. Coy, Gue
dari Jakarta ke Malang baca Alkitab. Ya ampun dari Malang ampe kesini, Gue
pinjem AlQuran. Lama! Katanya.
Aaakkk cucok kali Om @mongol_stress satu ini.
Seketika saya
dan penonton lainnya tak bisa berhenti tertawa. Setelah itu dilanjutkan
dengan bit tentang buang air besar di
pesawat, mengalir ke bit tentang
agama, koteka, nyamuk Muslim Papua, hingga khotbah pendeta alay di penjara
Cipinang. Dan semuanya pecah!
Mongol
bahkan sempat meriffing beberapa penonton laki-laki, dengan mengajak mereka ke panggung,
untuk di test kejantanan. Rahang saya pegal, karena terlalu banyak tertawa.
Sekitar
pukul 22. 55, seluruh pengisi acara #SUN2 naik keatas panggung. Untuk ikut
menjadi saksi pemenang kandidat Capres-Cawapres. Dan ternyata Kandidat No 3 lah yang paling berhasil
merebut hati penonton. Terbukti dengan tingginya presentase suara yang mereka
dapatkan dari hasil pencoblosan.
Selamat GAGANG dan
AL!!!
J
Acara
berlanjut dengan pengundian doorprize
berhadiah sepatu, jam tangan, dan kaos dari Kikik The Branded @KTB_ID. Dan tanpa disangka, saya menjadi salahsatu
orang yang beruntung, mendapat kaos Nike
berwarna biru. Namun sayang tak bisa saya pakai sendiri, karena ukurannya yang
sangat besar. Dan yang paling penting dan
tak terlupakan adalah, ketika Mas Dono memegang tangan saya, membawa saya keliling panggung, lalu dibawa
turun lagi. Walaupun sempat dikerjain, tak apalah, yang penting tangan saya
diandeng Mas Dono. Hehee Malam itu
saya benar-benar bahagia, melepas segala macam kepenatan bersama mereka.
Ucapan terimakasih, dari para penampil, disambut tepuk tangan heboh, dari
kami.
Terimakasih Stand Up Indo Jember, untuk acaranya yang begitu menyenangkan
Apa yang membuat kita bermimpi?
ketika tak henti jam dinding berdetak. “You
may say, I am a dreamer,” kata John Lennon. Tidak untuk menaklukkan dunia,
tapi cukup bagian kecil saja. Setidaknya saya ikut berbahagia melihat mimpi
dari dari teman-teman Stand Up Indo Jember sedikit-demi sedikit mulai terwujud.
Dan apa yg telah telah teman-teman Stand Up Indo
Jember lakukan, sungguh sebuah “class action” yg tidak bisa di pandang sebelah mata. Semoga selalu Semangat diantara mereka yg terlelap.
Setelah
John Lennon siapa lagi?
kental
sekali batok kepala ini menggerayang.
menurut catatan saya, yang perlu diperbaiki malam itu hanya pada waktu yang sedikit molor, serta (mungkin) kurangnya kordinasi antar panitia, sehingga terjadi kesalahan saat pengumpulan kertas suara.
VIVA LA KOMTUNG!!!
Abang @donooo182, Mahluk tuhan paling keceh,
lucu, dan tampan!
Om @mongol_stress, sang
pakar KW Internasional J
@Rizky_Z, Comic Idola
yang absurd dan sepertinya punya gangguan jiwa
@Siro_gane si Capres
gagal. (Semoga nggak depresi). hehehehe

@muhaemuhae, Adeknya
Fandi Bakri J
@bukanroy,
tapi Roy???
















Komennya bau kebaca,,, hehe saya bikin handmade dari mika. di dalamnya ada miniatur dono lagi stand up.
BalasHapus