#SUCROS2MLG,
dan cerita yang tak selesai
“Ada unsur lain yang berhubungan dengan harapan dan
keyakinan dalam struktur hidup: keberanian (courage), atau apa yang dinamakan
Spinoza “ketabahan (fortitude).”
Bertempat
di Gedung Graha Cakrawala, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Malang
(UM), pukul 12.00 pm, saya bersama lima teman lain, berangkat menuju lokasi
acara. Sebenarnya, acara baru akan dimulai pukul 14.00. tapi, karena harus
tukar ticket, dan lain-lain, kami memutuskan
untuk berangkat lebih awal. Setelah mampir ke beberapa tempat, akhirnya kami mendarat paukul 12.45 pm. Dan ternyata, gedung
pertunjukan itu sudah dipenuhi ratusan penonton. Beberapa comic Jawa Timur
(Jatim) yang sudah tidak
asing, juga terlihat disana. seperti Mas Dono, Dani Aditya, Muslim, Ubed,
Ganjar, Firza, Rahadyan Kukuh, dan banyak lagi. Saya juga sempat membeli
merchandise dari lapak @OurSinsClothes
Sebuah kaos bertulis, “Hamba Gadget”, dan "DEATH IS CLOSER THAN YOUR DREAM".
Sebelum
gate dibuka, kami diberi suguhan tawa
gratis, melalui lomba standUp antar
komunitas se-Jatim, yang bertempat di halaman gedung tersebut. Dari Jember
sendiri, diwakili oleh Siro. Yang hari itu, datang bersama beberapa anggota
komunitas @StandUpIndo_JBR lainnya. Selanjutnya, kami disuguhi StandUp-rap. Yang lahir, dan
dipopulerkan oleh komunitas StandUpIndo_BDG. Mas Dono, Ubed, Luaposeh, dan
lain-lain, melakukannya hari itu.
Pukul
dua lebih sedikit, saya dan ribuan penonton lain berbaris rapih, memasuki
venue, yang bentuknya menyerupai stadion. Sementara setting panggungnya,
menyerupai pentas pertunjukan teater, dengan tiga buah giant screen yang dibingkai pigura, dan sebuah standmic di tengah panggung.
Sebelum acara dimulai,
duo Comic Malang, Kukuh dan Luaposeh memberi
pemanasan dengan membaca peraturan-peraturan selama acara berlangsung. Tak lama
setelah itu, Sakti Wawan @sakti_wawan212 yang didaulat sebagai MC, menyapa
penonton dengan sambutan yang meriah.
#SUCROS2MLG hari itu,
dibagi menjadi dua sesi. Line Up Sesi pertama, ada Rama @Rama_Goesti
@StandUpIndoMLG, Fandi @feazturium dari @StandUp_JBG, Tio @tio_superHERO dari
@StandUpIndo_KDR, Yansa @yansa_dap dari @StandUpIndo_BWI, Rojil @rozil_ROZIL
dari @StandUpIndo_LMJ, Gagang @GagangRamadhan dari @StandUpIndo_JBR, Sofyan
@sofyanmifta dari @StandUpIndo_MN, Valent dari @StandUpBKL_MDR, Syahdam
@Syahdam dari @StandUpIndo_SBY, dan yang terakhir, Ulwan @Ulwanfakhri dari
@StandUpIndo_MLG.
Saya
lupa, materi-materi apa saja yang mereka bawakan ketika itu. Yang jelas, mereka
semua lucu. Tapi yang paling saya inget dan saya suka, adalah penampilan Fandi.
Comic Jombang yang tampil dengan persona
mabok . Aneh, tapi tetap lucu.
Awalnya, saya kira dia penonton biasa, seperti saya. Karena sebelum memasuki
venue, saya sempat melihatnya tidur di dekat tangga, diantara orang yang lalu-lalang.
(Semoga saya tak salah orang).
Sesi
1berakhir sekitar pukul 17.27 (menurut
jam saya). Beruntung, saat itu saya sedang dapat bonus bebas ibadah dari
Tuhan. Sementara yang lain sholat, saya sibuk mencari tempat yang lebih
strategis untuk kami tempati, dan lebih dekat dengan stage.
Pukul 18.45, penonton
kembali diarahkan untuk segera memasuki venue, karena acara akan segera
dilanjutkan. Wawan Saktiawan kembali menyapa penonton, dengan sambutan yang
semakin menggila.
Line Up Sesi 2, ada Muslim
@TretanMuslim, Yudit @semanggipedes,Dono @donooo182, Pak Pulung @Pul_lung,
Mbak Yuli @Yuli_Queen, Karjo @Karjokarjo,Mas Gigis @deddygigis, Topenk @topenk_enk, Arif @arif_alfiansyah,
Reggy Hasibuan @Regzindahood, Dodit @Dodit_Mulyanto, dan Abdur @abdurarssyad.
Entah
sudah melewatkan berapa banyak shownya
Muslim, malam itu, untuk perama kalinya saya melihat Laki-laki asli Madura itu
membawakan materi yang agak absurd. Misalnya, tentang pocong yang mati dua kali
luar angkasa. Mas Yudhit membuka
penampilannya dengan nama-nama baptis yang dibuat keren, padahal aslinya ndeso. Dilanjutkan Dono sempat meramaikan
Graha Cakrawala. Karena keberaniannya membawa atribut Bonek di bumi Arema. Hal itu dilakukan, karena Ia ingin dua kubu rival itu bisa berdamai,
melalui StandUpComedy. Tapi misinya kurang berhasil, karena ada beberapa pihak
yang tak setuju. Bahkan sempat ramai di twitter.
Sementara Pak Pulung membawa materi tentang kebodohan anak-anak yang mencontek
saat ujian. Hal itu membuat saya mikir dua kali untuk mencontek saat ujian. :)
Mbak
Yuli membawa pesan, bahwa perempuan hamil itu seksi. Dilanjutkan Karjo, Comic
asal Surabaya yang membuka shownya dengan bunyi klakson angkot-angkot di Malang,
tentang daerah rumahnya yang jauh dari kearamaian kota, sehingga jarang
dilewati angkot, dan beberapa lainnya. Beberapa bit terus dilempar, dan dilahap empuk oleh
penonton. Tepuk tangan juga terus meramaikan penampilannya. Hingga bit terakhir
dilempar, memecahkan seluruh tawa malam itu. Ribuan orang berdiri, memberi Standing
applause
atas penampilannya yang luar biasa.
Mas
Gigis, Comic senior yang juga asal Surabaya, malam itu membawakan materi
tentang Mahabharata. Setelah itu, giliran Topenk, alumni SUCI 2 Kompas TV, dengan materi “Zinah lebih baik daripada Ghibah”. Lalu
Arif, pecah dengan materi simbal, yang
pernah dibawakan di #SUCROS2JBR. Dan closingnya benar-benar membuat saya kaget.
Entah kekuatan apa yang dipakai, sampai bisa merobek baju, dan celana jeansnya.
Hingga tinggal sempak gemes yang menempel dibadannya. Reggy Hasibuan, yang disebut Founding Father StandUpIndo_MLG i,
tampil cerdas dengan bahasa Inggris full. Sementara Dodit, saya lupa, dia
menyampaikan apa. Hehe...
Dan
yang terakhir, Abdur. Si anak Lamakera ini benar2 sadis. Lelucon yang
disampaikan Abdur, umumnya tentang fenomena-fenomena yang terjadi di sekitar
masyarakat. Atau, keresahan-keresahan yang dilihatnya tentang realita sosial,
namun dikemas menjadi sesuatu yang cerdas dan tidak biasa. Menghibur sekaligus
mencerahkan. Jenaka tanpa harus melupakan persoalan bangsa. Untuk pertama kali,
saya melihat ada orang orasi, sekaligus StandUp. Logika yang dibawanya, tentang
kenaikan harga BBM, ketika harga minyak dunia sedang turun, dengan alisan
pengalihan subsidi, membuat semua orang paham, bahwa dalam memmbuat kebijakan,
pemerintah seharusnya memakai banyak sekali pertimbangan.
#SUCROS2MLG Berakhir
indah, dengan gemuruh tepuk tangan yang memenuhi Graha Cakrawala. 3.500 penonton
malam itu menjadi saksi, betapa dahsyatnya kekuatan Comic-comic Jatim. Juga
menjadi bukti, bahwa gerakan StandUp Comedy Jawtim, tidak main-main. #SUCROS2MLG
tentu memiliki sumbangan yang besar arti dan nilainya bagi perjalanan sejarah
StandUp Comedy Indonesia.
-
Terimakasih Stand Up Indo Jawa Timur, khususnya StandUpIndo Malang, untuk
acaranya yang begitu menyenangkan. #JATIMISOOO!!!!!
-
Hormat saya untuk @Wawan_Saktiawan,
MC ajaib yang selalu membangkitkan tawa penonton, selama tujuh jam. #Peeeehhh!!!
Apa yang membuat kita bermimpi? ketika tak henti jam dinding
berdetak. “You may say, I am a dreamer,” kata John Lennon. Tidak untuk
menaklukkan dunia, tapi cukup bagian kecil saja. Setidaknya saya ikut
berbahagia melihat mimpi dari dari teman-teman Stand Up Indo Jawa Timur,
sedikit-demi sedikit mulai terwujud.
Dan apa yg telah teman-teman
Stand Up Indo Jatim lakukan, sungguh sebuah “class action” yg tidak bisa di pandang sebelah mata. Semoga selalu Semangat diantara mereka yg terlelap.
Setelah John Lennon siapa lagi?
kental sekali batok kepala ini menggerayang.
VIVA LA
KOMTUNG!!!
*Note:
Kalimat terakhir, juga pernah saya sampaikan ketika @StandUpIndo_JBR sukses
menyelenggarakan #SUN2 beberapa waktu lalu.
Jember,
26 Nopember 2014
Saya, penikmat Stand Up Comedy :)
