• home

22 Nopember 2014



#SUCROS2MLG, dan cerita yang tak selesai

“Ada unsur lain yang berhubungan dengan harapan dan keyakinan dalam struktur hidup: keberanian (courage), atau apa yang dinamakan Spinoza “ketabahan (fortitude).”

Bertempat di Gedung Graha Cakrawala, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Malang (UM), pukul 12.00 pm, saya bersama lima teman lain, berangkat menuju lokasi acara. Sebenarnya, acara baru akan dimulai pukul 14.00. tapi, karena harus tukar ticket, dan lain-lain, kami memutuskan untuk berangkat lebih awal. Setelah mampir ke beberapa tempat, akhirnya kami mendarat paukul 12.45 pm. Dan ternyata, gedung pertunjukan itu sudah dipenuhi ratusan penonton. Beberapa comic Jawa Timur (Jatim) yang sudah tidak asing, juga terlihat disana. seperti Mas Dono, Dani Aditya, Muslim, Ubed, Ganjar, Firza, Rahadyan Kukuh, dan banyak lagi. Saya juga sempat membeli merchandise dari lapak @OurSinsClothes Sebuah kaos bertulis, “Hamba Gadget”, dan "DEATH IS CLOSER THAN YOUR DREAM".

Sebelum gate dibuka, kami diberi suguhan tawa gratis, melalui lomba standUp antar komunitas se-Jatim, yang bertempat di halaman gedung tersebut. Dari Jember sendiri, diwakili oleh Siro. Yang hari itu, datang bersama beberapa anggota komunitas @StandUpIndo_JBR lainnya. Selanjutnya, kami disuguhi StandUp-rap. Yang lahir, dan dipopulerkan oleh komunitas StandUpIndo_BDG. Mas Dono, Ubed, Luaposeh, dan lain-lain, melakukannya hari itu.

Pukul dua lebih sedikit, saya dan ribuan penonton lain berbaris rapih, memasuki venue, yang bentuknya menyerupai stadion. Sementara setting panggungnya, menyerupai pentas pertunjukan teater, dengan tiga buah giant screen yang dibingkai pigura, dan sebuah standmic di tengah panggung.

Sebelum acara dimulai, duo Comic Malang, Kukuh  dan Luaposeh memberi pemanasan dengan membaca peraturan-peraturan selama acara berlangsung. Tak lama setelah itu, Sakti Wawan @sakti_wawan212 yang didaulat sebagai MC, menyapa penonton dengan sambutan yang meriah.
#SUCROS2MLG hari itu, dibagi menjadi dua sesi. Line Up Sesi pertama, ada Rama @Rama_Goesti @StandUpIndoMLG, Fandi @feazturium dari @StandUp_JBG, Tio @tio_superHERO dari @StandUpIndo_KDR, Yansa @yansa_dap dari @StandUpIndo_BWI, Rojil @rozil_ROZIL dari @StandUpIndo_LMJ, Gagang @GagangRamadhan dari @StandUpIndo_JBR, Sofyan @sofyanmifta dari @StandUpIndo_MN, Valent dari @StandUpBKL_MDR, Syahdam @Syahdam dari @StandUpIndo_SBY, dan yang terakhir, Ulwan @Ulwanfakhri dari @StandUpIndo_MLG.

Saya lupa, materi-materi apa saja yang mereka bawakan ketika itu. Yang jelas, mereka semua lucu. Tapi yang paling saya inget dan saya suka, adalah penampilan Fandi. Comic Jombang yang tampil dengan persona  mabok . Aneh, tapi tetap lucu. Awalnya, saya kira dia penonton biasa, seperti saya. Karena sebelum memasuki venue, saya sempat melihatnya tidur di dekat tangga, diantara orang yang lalu-lalang. (Semoga saya tak salah orang).

Sesi 1berakhir sekitar pukul 17.27 (menurut jam saya). Beruntung, saat itu saya sedang dapat bonus bebas ibadah dari Tuhan. Sementara yang lain sholat, saya sibuk mencari tempat yang lebih strategis untuk kami tempati, dan lebih dekat dengan stage.

Pukul 18.45, penonton kembali diarahkan untuk segera memasuki venue, karena acara akan segera dilanjutkan. Wawan Saktiawan kembali menyapa penonton, dengan sambutan yang semakin menggila.  

Line Up Sesi 2, ada Muslim @TretanMuslim, Yudit @semanggipedes,Dono @donooo182, Pak Pulung @Pul_lung, Mbak Yuli @Yuli_Queen, Karjo @Karjokarjo,Mas Gigis @deddygigis, Topenk @topenk_enk, Arif @arif_alfiansyah, Reggy Hasibuan @Regzindahood, Dodit @Dodit_Mulyanto, dan Abdur @abdurarssyad.

Entah sudah melewatkan berapa banyak shownya Muslim, malam itu, untuk perama kalinya saya melihat Laki-laki asli Madura itu membawakan materi yang agak absurd. Misalnya, tentang pocong yang mati dua kali luar angkasa. Mas Yudhit  membuka penampilannya dengan nama-nama baptis yang dibuat keren, padahal aslinya ndeso. Dilanjutkan Dono sempat meramaikan Graha Cakrawala. Karena keberaniannya membawa atribut Bonek di bumi Arema.  Hal itu dilakukan, karena Ia  ingin dua kubu rival itu bisa berdamai, melalui StandUpComedy. Tapi misinya kurang berhasil, karena ada beberapa pihak yang tak setuju. Bahkan sempat ramai di twitter. Sementara Pak Pulung membawa materi tentang kebodohan anak-anak yang mencontek saat ujian. Hal itu membuat saya mikir dua kali untuk mencontek saat ujian. :) 

Mbak Yuli membawa pesan, bahwa perempuan hamil itu seksi. Dilanjutkan Karjo, Comic asal Surabaya yang membuka shownya dengan bunyi klakson angkot-angkot di Malang, tentang daerah rumahnya yang jauh dari kearamaian kota, sehingga jarang dilewati angkot, dan beberapa lainnya. Beberapa bit terus dilempar, dan dilahap empuk oleh penonton. Tepuk tangan juga terus meramaikan penampilannya. Hingga bit terakhir dilempar, memecahkan seluruh tawa malam itu. Ribuan orang berdiri, memberi Standing applause atas penampilannya yang luar biasa.

Mas Gigis, Comic senior yang juga asal Surabaya, malam itu membawakan materi tentang Mahabharata. Setelah itu, giliran Topenk, alumni SUCI 2 Kompas TV, dengan  materi “Zinah lebih baik daripada Ghibah”. Lalu Arif, pecah dengan  materi simbal, yang pernah dibawakan di #SUCROS2JBR. Dan closingnya benar-benar membuat saya kaget. Entah kekuatan apa yang dipakai, sampai bisa merobek baju, dan celana jeansnya. Hingga tinggal sempak gemes yang menempel dibadannya. Reggy Hasibuan, yang disebut Founding Father StandUpIndo_MLG i, tampil cerdas dengan bahasa Inggris full. Sementara Dodit, saya lupa, dia menyampaikan apa. Hehe...

Dan yang terakhir, Abdur. Si anak Lamakera ini benar2 sadis. Lelucon yang disampaikan Abdur, umumnya tentang fenomena-fenomena yang terjadi di sekitar masyarakat. Atau, keresahan-keresahan yang dilihatnya tentang realita sosial, namun dikemas menjadi sesuatu yang cerdas dan tidak biasa. Menghibur sekaligus mencerahkan. Jenaka tanpa harus melupakan persoalan bangsa. Untuk pertama kali, saya melihat ada orang orasi, sekaligus StandUp. Logika yang dibawanya, tentang kenaikan harga BBM, ketika harga minyak dunia sedang turun, dengan alisan pengalihan subsidi, membuat semua orang paham, bahwa dalam memmbuat kebijakan, pemerintah seharusnya memakai banyak sekali pertimbangan.

#SUCROS2MLG Berakhir indah, dengan gemuruh tepuk tangan yang memenuhi Graha Cakrawala. 3.500 penonton malam itu menjadi saksi, betapa dahsyatnya kekuatan Comic-comic Jatim. Juga menjadi bukti, bahwa gerakan StandUp Comedy Jawtim, tidak main-main. #SUCROS2MLG tentu memiliki sumbangan yang besar arti dan nilainya bagi perjalanan sejarah StandUp Comedy Indonesia.

-          Terimakasih Stand Up Indo Jawa Timur, khususnya StandUpIndo Malang, untuk acaranya yang begitu menyenangkan. #JATIMISOOO!!!!!

-          Hormat saya untuk  @Wawan_Saktiawan, MC ajaib yang selalu membangkitkan tawa penonton, selama tujuh jam. #Peeeehhh!!!

Apa yang membuat kita bermimpi? ketika tak henti jam dinding berdetak. “You may say, I am a dreamer,” kata John Lennon. Tidak untuk menaklukkan dunia, tapi cukup bagian kecil saja. Setidaknya saya ikut berbahagia melihat mimpi dari dari teman-teman Stand Up Indo Jawa Timur, sedikit-demi sedikit mulai terwujud.

Dan apa yg telah teman-teman Stand Up Indo Jatim lakukan, sungguh sebuah class action yg tidak bisa di pandang sebelah mata. Semoga selalu Semangat diantara mereka yg terlelap.
Setelah John Lennon siapa lagi?

kental sekali batok kepala ini menggerayang.

VIVA LA KOMTUNG!!!

*Note: Kalimat terakhir, juga pernah saya sampaikan ketika @StandUpIndo_JBR sukses menyelenggarakan #SUN2 beberapa waktu lalu.
Jember, 26 Nopember 2014
Saya, penikmat Stand Up Comedy :)